logo

FX.co ★ Jepang dalam resesi meski tingkat pengangguran rendah

Jepang dalam resesi meski tingkat pengangguran rendah

Jepang dalam resesi meski tingkat pengangguran rendah

Tingkat pengangguran Jepang turun ke 3% di bulan Juli. Namun, ekonomi negara tersebut masih berada dalam resesi karena tingkat pengangguran yang rendah adalah satu-satunya data positif dari Jepang.

Pengangguran sebesar 3% adalah level terendah sejak 1995. Jumlah warga perempuan yang dipekerjakan (28,3 juta) dan tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan (66,3 persen) naik ke rekor tertinggi di bulan Juli.

Menurut teori ekonomi konvensional, tingkat pengangguran yang rendah harus memberikan inflasi yang bagus, meningkatkan belanja rumah tangga dan pertumbuhan yang solid. Dalam situasi Jepang, kami tidak melihat hal-hal tersebut.

Bahkan saat situasi di pasar tenaga kerja membaik, namun kurs yen naik dan hal tersebut mempengaruhi ekspor Jepang.

Menurut data terbaru, belanja rumah tangga Jepang turun 0,5% di bulan Juli dari setahun sebelumnya, selama lima bulan berturut-turut, sementara penjualan retail turun 0,2% dari tahun sebelumnya.

Pengangguran jangka panjang di antara warga pria berusia 25-44 naik lima kali lipat sejak awal 1990. Meski angkatan tenaga kerja secara keseluruhan naik, terdapat 14,7 juta pekerja pria berusia 25-44 di Juni, level terendah selama 48 tahun terakhir.

Kecenderungan pertumbuhan pengangguran di antara warga pria adalah sebuah bencana bagi pemerintah Jepang. Jumlah pekerjaan dalam sektor manufaktur turun ke 10,3 juta dari 11,7 juta sepuluh tahun lalu. Sementara itu, sektor medis, kesehatan dan kesejahteraan menambah 2,7 juta pekerjaan.

Selain itu, kenaikan pengangguran di antara warga pria dapat memperburuk permasalahan demografik Jepang, yaitu populasi yang semakin menua dan angka kelahiran yang sangat rendah. Saat ini, hanya 39% warga pria yang berusia 20-an yang berencana untuk menikah dibandingkan dengan 67% tiga tahun lalu.

Para analis mengklaim bahwa Bank of Japan tidak memiliki solusi lain terhadap situasi ini selain mengucurkan uang ke sektor rumah tangga. Hal ini setidaknya dapat menstimulasi kenaikan sementara angka kelahiran.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading