
Bank sentral negara Mesir saat ini telah meperbolehkan mata uang negara mereka digunakan dalam kegiatan pasar bebas. Peraturan tersebut mulai berlaku pada tanggal 3 November. Bank Sentral Mesir membuat keputusan terkait untuk menopang perekonomian Mesir yang saat ini sedang tidak dalam kondisi yang baik, selain itu keputusan ini dinilai dapat memerangi pasar gelap dolar AS. Para pembuat kebijakan telah menetapkan nilai tukar sebesar 13 pound Mesir per 1 dolar AS, yang dengan kisaran plus atau minus sebesar 10%. Di antara langkah-langkah penyelamatan keuangan lainnya, Bank Sentral Mesir juga telah menaikan tingkat suku bunga sebesar tiga persen. Mulai saat ini, biaya suku bunga deposito jangka pendek, suku bunga harian, serta pinjaman masing-masing sebesar 14.75%, 15.75%, dan 15.25%. Para ahli merasa bahwa dengan adanya pengenalan nilai tukar yang fleksibel ini, maka besar kemungkinan mendorong keputusan IMF untuk menyetujui pinjaman dana talangan sebesar $ 12 miliar.