logo

FX.co ★ Jumlah Warga Inggris Yang Skeptis Terhadap Euro Meningkat

Jumlah Warga Inggris Yang Skeptis Terhadap Euro Meningkat

Jumlah Warga Inggris Yang Skeptis Terhadap Euro Meningkat

Jumlah warga Inggris yang tidak mendukung keanggotaan Inggris di UE semakin meningkat. Inggris telah menarik diri dari beberapa proyek UE; selain itu, pemerintah Inggris juga berencana untuk kembali menegosiasikan perjanjian Eropa. Sikap skeptis euro yang besar terus didorong oleh media tabloid yang menggambarkan gambaran suram UE dan menyebutnya sebagai akar permasalahan.
Selain hal ini, Perdana Menteri Inggris David Cameron akan mempertahankan negara tersebut tetap dalam naungan UE. Pada saat yang sama, ia tampaknya akan memberikan jalan pada tekanan warga Inggris dengan berjanji akan melaksanakan referendum terkait keanggotaan Inggris di Uni Eropa. Ia berikrar akan menepati janjinya, namun apa yang sebenarnya dilakukan adalah berusaha menunda referendum hingga 2018 atau setidaknya hingga pemilu berikutnya di 2015.
Saat ini, Inggris menikmati persyaratan keanggotaan yang sangat leluasa. Kontribusinya pada anggaran UE diturunkan hingga miliaran pound, pemerintah Inggris dapat menentukan kebijakan sosial dan pasar tenaga kerjanya sendiri. Selain itu, Inggris menolak kesepakatan fiskal UE untuk mengawasi anggaran zona euro dan menolak untuk bergabung dengan uni perbankan. Dengan demikian, pemerintah Inggris menguji kesabaran partner lainnya. Mereka yang mendukung keanggotaan Inggris di UE bergurau, "Baiklah, mari tetap bergabung dengan UE, namun hanya jika Perancis keluar dan Jerman membayar sedikit lebih banyak."
Dalam peringatan kerasnya, Herman van Rompuy, Presiden Dewan Eropa mengatakan, "Jika semua negara anggota mampu memilih kebijakan yang paling mereka sukai dan menolak kebijakan yang tidak disukai, persatuan ini secara umum, dan pasar tunggal khususnya, akan segera pecah."
Pimpinan Ekonomi dan Moneter UE, Olli Rehn menganalogikannya dengan cara yang berbeda: "Jika saya warga Inggris di UE, saya lebih memilih untuk berada di lapangan tengah dan menjadi pemain kunci, bukan duduk di pinggir lapangan sebagai pemain pengganti. Anda tidak akan pernah mencetak gol dari bangku cadangan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading