logo

FX.co ★ Rusia menjual saham raksasa minyaknya

Rusia menjual saham raksasa minyaknya

Rusia menjual saham raksasa minyaknya

Dalam upayanya untuk menyuntikkan dana ke dalam ekonomi Rusia yang sedang mengalami krisis, Kremlin mengumumkan penjualan 19,5% saham perusahaan minyak milik negara, Rosneft. Kesepakatan privatisasi besar ini mendorong rubel Rusia yang sedang melemah.

Dilatarbelakangi sanksi ekonomi Barat terhadap Rusia, Rosneft kesulitan untuk menemukan pembeli, meskipun kesepakatan tersebut jelas menguntungkan. Karenanya, para penawar tersebut, yang masuk ke dalam proyek ini meskipun terdapat sentimen anti-Moskow yang kuat, mendapatkan keuntungan yang baik. Sebagai hasilnya, trader komoditas Glencore dan lembaga pembiayaan milik negara Qatar membeli 19,5% saham perusahaan minyak raksasa Rusia, Rosneft, secara bersama-sama. Kesepakatan itu sendiri bernilai $11,3 miliar. "Ini adalah kesepakatan privatisasi terbesar, penjualan dan akuisisi terbesar pada sektor minyak dan gas pada 2016." kata Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam pernyataannya yang disampaikan melalui televisi.

Dalam responnya terhadap penjualan tersebut, rubel Rusia menguat dengan segera terhadap euro dan dolar AS. Bank of Russia dan Kementerian Keuangan Rusia mengamati pergerakan forex dengan seksama untuk memastikan pasar mata uang tidak terganggu ketika uang dari investor asing dikonversi ke dalam rubel. Selain itu, harga minyak juga memperpanjang penguatan setelah muncul pernyataan dari pihak berwenang Rusia mengenai penjualan yang berhasil tersebut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading