logo

FX.co ★ Mengapa pasokan di pasar minyak berlebih?

Mengapa pasokan di pasar minyak berlebih?

Mengapa pasokan di pasar minyak berlebih?

Sejak awal pekan ini, harga minyak mentah Brent telah turun sebanyak hampir 6%. Di hari Rabu, Brent diperdagangkan di angka $53,7 per barel. Jadi, mengapa pasar minyak terus mengalami penurunan?

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa faktor uang memainkan peranan yang penting. Sehingga, apabila spekulasi bulls tidak lagi memicu daya tarik, para investor dapat memberikan alasan apapun untuk penurunan harga.

Namun demikian, informasi mengenai penjualan cadangan minyak yang terkesan agresif dari penyimpanan mengambang (penyimpanan di laut) terlihat benar adanya. Hal ini utamanya disebabkan karena komponen spekulatif.

Ketika harga minyak futrue lebih tinggi dari harga spot, pedagang besar menyewakan tanki-tanki mereka dan kemudian mengisi penuh tanki-tanki tersebut dengan minyak. Mereka menjual minyak future dan mengirimkan minyak dari tanki-tanki.

Yang perlu digarisbawahi adalah penyimpanan mengambang (di laut) lebih murah dari penyimpanan di darat. Potensi profitnya pun sangat menarik. Skema tersebut dapat gagal hanya apabila biaya penyewaan yang tinggi atau rendahnya perbedaan harga diantara kontrak.

Sebagai contoh, perbedaan antara harga minyak future dengan pengiriman dalam satu tahun dan harga minyak spot di akhir tahun 2016 adalah sebesar $4. Saat ini harganya kurang dari $2. Hal tersebut berarti bahwa perbedaan harga tidak menutup biaya penyimpanan trader.

Menurut para ahli, akan ada bahkan lebih banyak lagi pasokan minyak dari penyimpanan mengambang (penyimpanan di laut) pada pasar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading