
Menurut perkiraan World Bank, pertumbuhan ekonomi global akan mencapai 2,7% di 2017 didorong oleh pelemahan faktor-faktor yang menghadang aktivitas ekonomi di beberapa negara berkembang pengekspor bahan mentah karena permintaan domestik yang kuat di negara-negara maju yang mengimpor bahan mentah.
Di 2016, pertumbuhan melempem ke 2,3%, tingkat terendah sejak krisis keuangan 2008.
Perkiraan bank untuk 2017 turun 0,1% dari perkiraan di Juni. Perkiraan untuk 2018 juga direvisi turun 0,1% menjadi 2,9%. World Bank mengestimasi bahwa pertumbuhan global akan tetap sebesar 2,9% di 2019.
Negara-negara maju akan menyaksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8% di 2017. Untuk ekonomi berkembang, pertumbuhan diperkirakan akan naik ke 4,2% di 2017. Di 2018, tingkat pertumbuhan diperkirakan akan mencapai masing-masing di 1,8% dan 4,6%.
Tahun lalu, pertumbuhan di negara-negara maju sebesar 1,8%, sementara pertumbuhan di negara berkembang 3,4%.
Menurut para ahli, terdapat beberapa risiko tertentu terkait kebijakan negara-negara maju. Sehingga pertumbuhan investasi dapat melemah, dan dengan itu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara-negara berpenghasilan rendah, sedang dan tinggi.