logo

FX.co ★ Bank terbesar di Rusia dituduh merampok perusahaan

Bank terbesar di Rusia dituduh merampok perusahaan

Bank terbesar di Rusia dituduh merampok perusahaan

Sebuah firma hukum AS mengajukan gugatan atas kasus penyerangan terhadap sebuah perusahaan asal Rusia. Kasus ini hanya akan menjadi kasus biasa kalau bukan karena nama terkenal sang terdakwa. Sberbank, yang merupakan bank terbesar asal Rusia. Sang CEO, Jerman Gre, didakwa atas hostile takeover atau pengambil alihan secara paksa.

Dilaporkan bahwa Sergei Poimanov dan Irina Podgornaya yang merupakan mantan pemegang saham mayoritas di Pavlovskgranit, mengajukan permohonan kepada pengadilan dengan klaim dari pengambilalihan yang ditujukan untuk PPF Management LLC, yang berbasis di Delaware. Poimanov dan Podgornaya bermaksud untuk mendapatkan kompensasi sebesar $ 750 juta. Ada 22 individu dan badan hukum dalam daftar para terdakwa. Terlepas dari Sberbank dan Mr. Gref, pengadu membawa tuduhan terhadap National Non-Metal Company, Promsvyazbank, NEO Centre, Oleg Gray, Ashot Khachaturyanets, dan Yuri Zhukov. Selain itu, Artem Chaika, putra dari Jaksa Agung Rusia, dicurigai terlibat dalam pengambilalihan tersebut. Para terdakwa dituduh bersekongkol untuk menghancurkan perusahaan Pavlovskgranit. Hebatnya lagi, perusahaan ini dinyatakan bangkrut dengan hutang senilai 3 miliar rubel.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading