
Menurut RIA Novosti, Uni Eropa bersiap untuk memberikan 600 juta euro kepada Ukraina dalam beberapa pekan mendatang. Keputusan ini diumumkan oleh Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, pada 10 Februari, setelah berdiskusi dengan Perdana Menteri Ukraina, Volodymyr Hroysman.
"Setelah pemerintah Ukraina mengajukan rancangan undang-undang untuk parlemen terkait penghapusan larangan ekspor kayu, maka kondisi ini memungkinkan untuk mengalokasikan 600 juta. Ini akan diselesaikan dalam beberapa pekan mendatang," menurut sang kepala Komisi Eropa tersebut.
Pada Desember 2016, International Monetary Fund memberikan bagian kedua bantuan keuangan dari Uni Eropa kepada Ukraina, yang setara dengan 55,125 juta euro.
Pada waktu bersamaan, Uni Eropa bersikap menentang larangan ekspor terhadap kayu mentah bundar asal Ukraina. Pernyataan Uni Eropa mengatakan bahwa larangan tersebut "bertentangan dengan kewajiban internasional yang dimiliki negara tersebut menurut perjanjian World Trade Organization dan Kesepakatan Kerjasama Ukraina-Uni Eropa."
Pada Juli 2015, presiden Ukraina menandatangani undang-undang moratorium ekspor kayu selama 10 tahun, kecuali kayu pinus. Undang-undang tersebut mulai berlaku pada 1 November 2015.