logo

FX.co ★ Presiden Siprus menurunkan gajinya hingga 25%

Presiden Siprus menurunkan gajinya hingga 25%

Presiden Siprus menurunkan gajinya hingga 25%

Presiden Siprus Nikos Anastasiades telah memotong gajinya sendiri hingga 25% dalam rangka untuk menunjukkan simpati terhadap penderitaan masyarakat akibat krisis keuangan, Agence France-Presse mengatakan dengan mengutip menteri muda presiden, Constantinos Petrides.
Selanjutnya, para anggota kabinet akan dikenakan pemotongan gaji sebesar 20%. Sebagai tambahan, presiden dan para anggota pemerintahan akan menolak gaji ke-13 yang menjadi hak mereka.
Di 2010, baik presiden dan menteri Siprus telah memangkas gaji mereka sebesar 10%. Pada saat itu, Dimitris Kristofias menjabat sebagai presiden dan pendapatannya sebesar 145.000 euro per tahun.
Ekonomi Siprus jatuh ke dalam resesi karena kerugian yang dialami oleh organisasi-organisasi keuangan yang terkena dampak dari gejolak ekonomi akut di Yunani. Bank-bank Siprus memiliki kepemilikan obligasi Yunani yang besar, oleh karena itu Siprus mengalami kerugian besar ketika harga sekuritas turun drastis. Siprus setuju untuk mendapatkan dana bailout 10 miliar euro dari UE, IMF dan ECB. Namun, negara tersebut harus menerapkan restrukturisasi bank sebagai imbal baliknya.
Sebelumnya, pemerintah Siprus ditargetkan untuk menyetujui pajak pada deposit yang dibuka dengan bank-bank lokal, namun parlemen tidak meloloskan undang-undangnya. Selain itu, langkah ini dikritisi oleh banyak pihak di luar Siprus. Akibatnya, beberapa bank terbesar Siprus, Bank od Cyprus dan Cyprus Popular Bank (Laiki Bank) dinyatakan akan merger sebagian. Setelah itu, deposit di atas 1.000.000 euro di kedua bank tersebut akan mengalami kerugian sekitar 40-80%.
Pemerintah Siprus menutup kedua bank hampir selama 2 minggu karena menghadapi arus modal keluar yang tidak terkendali. Organisasi-organisasi kredit kembali dibuka pada 28 Maret, namun dengan adanya kendali modal pada bank, maka penarikan uang tunai oleh masyarakat dibatasi hanya sebesar 300 euro per hari. Selain itu, masyarakat dilarang untuk mengambil uang tunai lebih dari 1.000 euro di luar Siprus dan belanja kartu kredit di luar negeri dibatasi menjadi 5.000 euro per bulan.
Menurut beberapa sumber, beberapa perusahaan Rusia yang menggunakan bank-bank Siprus berupaya untuk memindahkan dana mereka ke luar Siprus. Namun, operasi tersebut mengakibatkan munculnya masalah karena beberapa negara lain telah membatasi transfer uang dari Siprus. Di 26 Maret, ECB mendesak pihak otoritas Latvia untuk menetapkan larangan pada transfer uang dari Siprus yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan Rusia.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading