logo

FX.co ★ Gazprom dan Shell akan mengembangkan ladang minyak Arktik

Gazprom dan Shell akan mengembangkan ladang minyak Arktik

Gazprom dan Shell akan mengembangkan ladang minyak Arktik

Raksaksa gas alam Russia Gazprom dan raksaksa energi Belanda Anglo-Dutch Royal Dutch Shell telah menandatangani kesepakatan tentatif untuk mengmbangkan hidrokarbon di Arktik Russia, berdasarkan informasi yang diberikan oleh situs resmi perusahaan Russia.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh CEO Gazprom Alexei Miller dan Jorma Ollila, ketua direktur badan Royal Dutch Shell. Memorandum mengantisipasi prospeksi bersama dan pengembangan ladangan minyak hidrokarbon lepas pantai yang berada di antara Laut Chukchi dan Laut Timur Siberia dan yang lain berada di Laut Pechora.
Jika perusahaan Russia mendapatkan surat izin, saham Gazprom akan menjadi 66.7% dan Shell kemungkinan akan menjadi 33.3% saham dalam bidangnya, kata lembaga berita Russia Interfax. Lembaga juga menambahkan bahwa surat izin dapat diperoleh sebelum tanggal 1 Mei.
Memorandum mengemukakan prinsip akses mutual pada ladang tersebut. Inilah mengapa Gazprom mendapatkan pilihan proyek internasional Shell mengenai perencanaan dan pengembangan ladangan minyak hidrokarbon di lepas pantai. Berdasarkan Vedomosty, surat kabar harian bisnis Russia, kesepakatan antara perusahaan juga mempertimbangkan pengmebangan ladang minyak lepas pantai di Afrika Selatan. Di sana perusahaan Russia akan mendapatkan saham 33.3%, sedangkan perusahaan minyak dan gas Anglo-Dutch 66.7%.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, eksplorasi pada proyek mutual in lepas pantai Russia terutama akan dibiayai oleh Shell, sebaliknya Gazprom akan membayar egiatan eksplorasi di luar negeri.
Memorandum tersebut ditandatangani di Amsterdam menyusul negosiasi antara presiden Russia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. CEO Gazprom Alexei Miller mengatakan bahwa kesepakatan ini merupakan kerangka persetujuan kerjasama kedepannya di Arctic secara keseluruhan, dan tidak berhubungan dengan deposit hidrokarbon apapun. Miller juag mengingatkan bahwa Gazprom dan Shell telah sangat sukses bekerjasama dalam waktu yang cukup lama, terutama perlu dikatakan mengenai proyek Sakhalin-II dan proyek gabungan ekstraksi minyak serpih di Khanty-Mansi Autonomous Okrug.
Perusahaan energi Russia Rosneft sebelumnya telah menandatangani persetujuan pengembangan ladang minyak lepas pantai ExxonMobil, Eni, dan Statoil; kondisi yang sama dengan Gazprom dan Shell. Hanya BUMN dengan pengalaman yang baik yang memiliki hak untuk mengembangkan hidrokarbon di ladang minyak lepas pantai Russia, pada kenyataannya Gamprom dan Rosneft adalah satu-satunya perusahaan yang layak.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading