
Legenda Robin Hood ternyata masih ada sampai sekarang. Hal ini ditegaskan dengan diajukannya sebuah hukum baru dari Bank Sentral Eropa. Dewan ECB berencana mengatur proses pengambilan modal dari para depositor kaya dan memberikannya kepada depositor yang lebih kaya. Para ahli perbankan berniat untuk mempertajam hukum pajak operasi keuangan ini. Pajak pada transaksi perbankan internasional yang akan dipungut untuk negara-negara berkembang ini dinamakan pajak Robin Hood. Pihak otoritas Eropa telah membahas langkah ini sejak 2009. Di 2011, inisiatif tersebut didukung oleh Jose Manuel Barroso.
ECB yakin bahwa hukum ini masih membutuhkan perbaikan, jika tidak akan ada ancaman besar pada stabilitas keuangan di sebagian besar negara-negara Eropa. Salah satu argumen yang menentang pelaksanaan hukum ini adalah menurunnya penerimaan pajak. Para ahli telah memperhitungkan bahwa anggaran akan kehilangan sekitar €116 miliar. Meski demikian, para pendukung pajak Robin Hood yakin bahwa hukum tersebut akan memberikan arus masuk uang tunai yang signifikan dan meningkatkan tanggung jawab bankir.
Komisi Eropa telah mengizinkan beberapa negara UE meloloskan hukum ini. Sehingga hasil dari eksperimen ini akan menentukan keputusan yang krusial.