logo

FX.co ★ Kyrgyzstan menginginkan Kumtor kembali

Kyrgyzstan menginginkan Kumtor kembali

Kyrgyzstan menginginkan Kumtor kembali

Salah satu dari sebagian besar negara bekas Soviet yang belum berkembang, Kyrgyzstan, diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tajam. Perkiraan yang optimis diperikan oleh Dana Moneter Internasional. Menurut organisasi ini, kenaikan yang signifikan mungkin terjadi dikarenakan kenaikan aktivitas pertambangan emas. Produksi emas adalah sektor utama dari perekonomian negara. Para investor asing yang terutama membiayai proyek-proyek industri, yang dengan demikian sangat bergantung pada dana luar negeri. Namun, meskipun terdapat ketergantungan tersebut, Bishkek tidak mengubah keputusannya untuk menutup pangkalan militer AS di wilayah ini. Larangan politik seperti yang satu ini, menurut pendapat ketua misi IMF Christian Beddis, menghambat pertumbuhan ekonomi wilayah. Pada konferensi berita, ia mengatakan bahwa pada tahun yang sedang berjalan, kenaikan 7,8% pada PDB diperkirakan terjadi ditengah pemulihan industri pertambangan emas dan sektor perekonomian lainnya.
Para ahli internasional mencatat bahwa saat ini republik Asia bergantung pada investor asing dan kreditor, serta pada ekstraksi emas pada pertambangan terbesar di negara tersebut, bernama Kumtor dan dimiliki oleh perusahaan tambang Kanada Centerra Gold Inc. Pihak otoritas Kyrgyz berencana untuk menarik hingga $13 miliar investasi tambang untuk perekonomiannya dalam 5 tahun. Pemerintah Centerra dan Kyrgyzstan telah berdiskusi untuk kembali menegosiasikan kontrak Kumtor. Kekuasaan pemerintah Kyrgyz menginginkan saham yang lebih besar pada tambang tersebut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading