logo

FX.co ★ Harga bawang meroket sebanyak 323% di India

Harga bawang meroket sebanyak 323% di India

Harga bawang meroket sebanyak 323% di India

Dengan mengutip data pemerintah, Indian Express melaporkan bahwa harga bawang meroket sebesar 323% di bulan September tahun ini seperti yang dibandingkan dengan bulan yang sama satu tahun yang lalu. Sebagai referensi, harga bawang telah meningkat sebesar 245% pada Agustus 2012.
Pada umumnya. harga penjualan grosir sayuran naik 89,37% pada skala pertahun seperti yang telah ditentukan oleh Hindustan Times. Indikator yang serupa setara dengan 77,81% di bulan sebelumnya.
Bawang selalu menyukai penjualan besar di India. Oleh karena itu, akibat dari kenaikan tak terduga dari harga bawang, inflasi di India mencapai ketinggian 7 bulan dan berada di 6,46% pada bulan September. Selain itu, kenaikan musiman pada harga bahan bakar merupakan faktor lain yang mempengaruhi inflasi yang melaju.
Kekeringan di India juga memiliki dampak buruk pada panen dan mengakibatkan penurunan tanaman bawang. Dampak dari masalah-masalah tersebut adalah, harga bawang naik 100 rupee per kilo di bulan Agustus dan akan terus meningkat. Dengan berupaya mengatasi harga bawang yang tinggi, pihak otoritas India harus membatasi penjualan ekspor dan juga memicu penjualan impor bawang dari Mesir, Cina, dan Pakistan.
Sementara itu, para pedagang di India memasok bawang ke pasar dengan jumlah sedikit untuk mengambil keuntungan dari kenaikan harga yang stabil. Selain itu, media massa menyebutkan kepanikan publik sebagai faktor tambahan yang telah memicu kenaikan harga.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading