
Untuk memprediksikan pergerakan saham jangka panjang, mencoba membalikkan harga saham seperti trader berpengalaman dan kurang perhatian terhadap komisi dan biaya trading merupakan tiga kesalahan paling umum para investor di pasar saham. Ini adalah pernyataan dari salah satu investor terkenal di dunia, Warren Buffett, USA Today melaporkan.
Menurut Oracle of Omaha (sebutan para jurnalis keuangan terhadapp Buffet), investasi di saham harusnya bersifat jangka panjang dan tidak perlu diawasi perubahannya setiap minggu, bulan atau bahkan setiap tahunnya. "Menghasilkan keuntungan yang besar di pasar saham 'sangatlah mudah'," buffett yang mampu menghasilkan kekayaan sebesar $72 miliar menekankan. Ia menambahkan bahwa para pebisnis Amerika dan AS sebagai negara melakukan pekerjaan yang baik dan akan berjalan dengan baik, sehingga harga saham-saham perusahaan lokal akan naik dalam periode jangka panjang.
Buffett menempati tempat kedua daftar orang terkaya Amerika. Dalam sebuah wawancara dengan USA Today, ia membandingkan strategi investasi yang baik dengan American Football. Menurutnya, trading di bursa anda harus menghindari kesalahan-kesalahan merugikan yang memperburuk keseimbangan portofolio investasi. Hal ini sama halnya dengan yang terjadi di pertandingan football. Sebuah tim jangan sampai kehilangan bola dan membiarkan bola berpindah ke tim lawan, serta harus mengikuti peraturan.
Buffett telah berinvestasi di perusahaan miliknya Berkshire Hathaway selama berpuluh tahun. Perusahaan tersebut memiliki beberapa perusahaan seperti Geico, Lubrizol, NetJets,separuh saham Heinz, sebagian saham di American Express, Coca-Cola, Wells Fargo, IBM, Mars dan banyak perusahaan lain. Pertumbuhan tahunan dari nilai aset tersebut telah mencapai hampir 20 persen selama 48 tahun (Sebagai contoh, kenaikan indeks S&P 500 yang naik hampir 9,4 persen).