
Pemerintah AS telah menyetujui syarat dan ketentuan terbaru dari merger antara American Airlines dan US Airways, yang akan menciptakan maskapai terbesar di dunia, Associated Press melaporkan pada hari Selasa, 12 November. Diperkirakan kontrak akan disahkan oleh Mahkamah Federal, kemudian maskapai tersebut akan mulai memproses kesepakatan dan menutupnya pada pertengahan pertama dibulan Desember, Dibawah persetujuan tersebut, perusahaan gabungan akan melakukan divestasi beberapa slot di tujuh bandara utama AS untuk menghindari mendominasi.
American Airlines dan US Airways mengumumkan merger pada Februari 2013. Kesepakatan ini sudah harus diselesaikan di bulan Desember, namun pada bulan Agustus United States Department of Justice (USDoJ) dan otoritas dari beberapa negara AS mengajukan gugatan yang menuntut untuk menghalang kesepakatan karena dianggap melanggar undang-undang antitrust. Sidang ini diajukan untuk tanggal 25 November, namun American Airlines dan US Airways mengubah persyaratan merger dan USDOJ menarik gugatannya.
Perusahaan baru, dan pelatihan yang seharusnya diselesaikan dalam beberapa tahun, dinamakan American Airlines Group. Kapitalisasi pasar akan diperkirakan sekitar $11miliar. American Airlines Group direncanakan akan memiliki 6,7 ribu penerbangan perhari untuk 336 tujuan di 56 negara. Kantor pusat akan berada di Fort Worth, Texas.