
Sementara sebagian negara bersiap menghadapi gelombang kedua virus corona, Eropa menaklukkan puncak-puncak ekonomi. Jerman, ekonomi nasional terbesar di kawasan euro, menghembuskan kehidupan baru ke dalam ekonomi blok Eropa dan mendorongnya lebih tinggi.
Menurut laporan terbaru dari IHS Markit, sektor manufaktur dalam zona euro meningkat pada laju rekor, mencapai level tertingginya selama lebih dari dua tahun pada bulan September. The Purchasing Managers Index (PMI) melonjak ke 53,7 poin, setelah naik ke 51,7 pada bulan Agustus. Para analis menjelaskan bahwa pertumbuhan yang kuat seperti ini terjadi setelah peningkatan tajam ekonomi Jerman. Para ekonom mengatakan bahwa angkanya bisa jadi lebih rendah tanpa bantuan Jerman, yang berkontribusi sekitar separuh dari pertumbuhan manufaktur di zona euro pada bulan September. Berlin berhasil menghadang virus corona dan dapat menemukan cara untuk mendorong ekonomi lokal serta menyingkirkan kesulitan ekonomi. PMI Manufaktur di Jerman melonjak ke 56,4 poin. Indikator ini sedikit lebih rendah dari perkiraan sebesar 56,6 poin. Bagaimanapun, indeks naik tajam dibandingkan dengan angka 52,2 poin yang dicapai pada bulan Agustus. Secara khusus, PMI di atas 50 poin menandakan kenaikan dalam aktivitas bisnis.
Selain itu, ekonomi Jerman adalah yang pertama pulih setelah gelombang pertama virus corona. Jerman membentuk rencana yang efektif mengenai cara menopang ekonomi dan menghindari krisis. Para pakar telah merevisi perkiraan mereka. Bukannya memproyeksi pemotongan produksi sebesar 6,3% pada akhir 2020, mereka mengharapkan penurunan sebesar 5,8%. Kementerian Federal untuk Urusan Ekonomi dan Energi memperkirakan pemulihan ekonomi berkurva V.
Komentar: