logo

FX.co ★ USD yang terlalu mahal hentikan kenaikannya

USD yang terlalu mahal hentikan kenaikannya

USD yang terlalu mahal hentikan kenaikannya

Sebagian besar analis memperkirakan bahwa dolar AS saat ini terlalu mahal. Selain itu, para ekonom di BNY Mellon mengatakan bahwa greenback adalah mata uang yang paling dinilai terlalu tinggi di G10. Rally yang berlangsung lama akhirnya berakhir.

Hingga saat ini, mata uang AS menunjukkan kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya tanpa alasan yang berarti. Lonjakan tak berdasar ini biasanya berumur pendek. Itu sebabnya para ekonom berpendapat bahwa greenback telah menghentikan rally utamanya dalam enam bulan terakhir. Harga dolar AS turun hampir 3%, lebih dari separuh kenaikan yang tercatat selama minggu-minggu terakhir bulan September. Para investor melihat masa depan greenback yang suram dan aksi jual besar-besaran. Data terbaru yang diberikan oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) juga membuktikan sentimen negatif tersebut. Faktanya adalah bahwa posisi indeks dolar AS berjangka merupakan yang paling bearish sejak November 2017. “Semua mata uang G10 lainnya memiliki ruang untuk memungkinkan mata uang mereka terapresiasi sebanyak 5-7% pada basis perdagangan tertimbang dan masih berada dalam wilayah penilaian yang wajar," BNY Mellon menyatakan. Para ekonom juga menekankan bahwa greenback lebih mahal sebesar 6,5%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: