
Tidak diragukan lagi bahwa Donald Trump telah pulih dari COVID-19. Pimpinan Gedung Putih, yang sementara meninggalkan tugasnya dikarenakan penyakitnya baru-baru ini, telah kembali bekerja. Selain itu, Donald Trump telah memposting beberapa cuitannya yang menunjukkan niatnya untuk menghukum China. Presiden AS tersebut berjanji bahwa Beijing akan "membayar harga mahal untuk apa yang telah mereka lakukan terhadap dunia." Ia masih menyalahkan China terkait penyebaran virus corona diseluruh dunia. Trump yakin bahwa seluruh dunia bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mengambil langkah memiliki kesempatan untuk mengambil tindakan yang wajar karena sikap China yang lalai, penyembunyian, dan kebohongan yang mencolok. Hal ini mengakibatkan kerugian finansial dan kehilangan nyawa manusia yang sangat besar. Dengan demikian, keadilan harus dipulihkan dan pelakunya harus dihukum. Selain itu, Presiden AS telah berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa pengobatan yang diterimanya selama sakit akan segera tersedia untuk setiap warga negara.
AS secara khusus telah menyerang China sejak 2017, awal perang dagang. Tentu saja, negara-negara tersebut berhasil mencapai kesepakatan dan menandatangani kesepakatan fase satu. Namun, tidak ada negara yang memiliki kesempatan untuk memenuhi kewajiban mereka di tengah permintaan konsumen yang menurun akibat pandemi. Itulah sebabnya kesepakatan tahap kedua sulit dicapai dalam waktu dekat.
Komentar: