logo

FX.co ★ Bank of England akan memperluas program QE-nya sebesar £150 miliar

Bank of England akan memperluas program QE-nya sebesar £150 miliar

Seperti banyak regulator lain di seluruh dunia, Bank of England melanjutkan program pencetakan uangnya untuk mendukung ekonomi yang dilanda virus Corona. Dunia belum pernah melihat jumlah besar "uang gratis" dicetak untuk meningkatkan ekonomi seperti pada tahun 2020. Jadi, BoE terus memompa lebih banyak Pound ke dalam sistem keuangan. Regulator akan memperpanjang program pembelian aset yang sudah ada dengan tambahan £150 miliar untuk membeli obligasi pemerintah. Masih terlalu dini untuk menilai pengaruh dari stimulus keuangan ini. Prospek ekonomi Inggris tetap tidak pasti dan bergantung "pada evolusi pandemi dan tindakan yang diambil untuk melindungi kesehatan masyarakat, serta sifat, dan transisi ke, pengaturan trading baru antara Uni Eropa dan Inggris," tegas BoE. Bank tersebut memperkirakan ekonomi Inggris menyusut sebesar 2% pada kuartal keempat tahun 2020 dan mencapai tingkat sebelum krisis paling cepat pada tahun 2022. Kemungkinan penerapan suku bunga negatif tetap menjadi masalah utama bagi pasar. Menurut James Smith dari ING, Bank of England telah menyuntikkan £300 miliar sejak awal 2020 ke pasar, setelah meningkatkan skema pembelian obligasi menjadi £876 miliar. Program QE akan segera mencapai batasnya, dan bank perlu mengembangkannya agar dapat melanjutkan operasinya secara efektif.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading