
Untuk sementara waktu, ada banyak spekulasi seputar raksasa teknologi Amerika, Apple. Seiring waktu, jurnalis, orang dalam dan pencetak berita lainnya telah memberikan petunjuk mengenai beberapa rahasia besar yang disembunyikan Apple selama ini.
CEO Apple Tim Cook tidak diragukan lagi adalah pemimpin yang kompeten yang membuat Apple menjadi salah satu perusahaan tersukses. Namun, rupanya ia tidak sepenuhnya jujur kepada para pemegang saham. Mereka curiga bahwa ia mungkin telah 'mempercantik' prestasi dan menyembunyikan kegagalan Apple. Setelah memperoleh data yang terverifikasi, para pemegang saham Apple menuduh Apple menipu dan dengan sengaja menutup informasi mengenai permintaan iPhone yang jatuh. Tentu saja, mereka mengajukan gugatan hukum terhadap Apple. Gugatan hukum tersebut menyatakan bahwa Apple telah melanggar pasal Securities Exchange Act negara dengan menyembunyikan perlambatan permintaan iPhone. Beberapa pemegang saham utama Apple, termasuk UK Pension Fund, telah mengajukan banding ke pengadilan. Alasan lain yang menyebabkan ketidakpuasan adalah komentar Tim Cook pada November 2018. Gugatan hukum tersebut mengklaim Apple mengetahui pada bulan November bahwa penjualan iPhone-nya menurun, tapi perusahaan tidak membuka informasi ini kepada para investor. Selama konferensi dengan para analis, Cook menyatakan bahwa tidak ada penurunan dalam permintaan untuk iPhone di China, tapi beberapa hari setelahnya, data menunjukkan kemerosotan dalam produksi dan kemudian penurunan dalam proyeksi pendapatan per kuartal.
Gugatan hukum memiliki alasan kuat untuk meyakini bahwa Tim Cook telah mengetahui kebenarannya tapi memutuskan untuk menyembunyikannya dari para pemegang saham meski ini dapat berimbas pada mereka secara keuangan. Apple sendiri menyangkal tuduhan ini karena tidak ada bukti.
Komentar: