logo

FX.co ★ USD dapat meluncur turun setelah vaksinasi massal

USD dapat meluncur turun setelah vaksinasi massal

USD dapat meluncur turun setelah vaksinasi massal

Kampanye vaksinasi massal dapat menyelamatkan ekonomi global dan memicu penurunan drastis dolar AS. Masa depan greenback sangat bergantung pada laju pemulihan ekonomi.

Sentimen pasar meningkat di tengah kabar mengenai kesuksesan uji coba final vaksin virus corona di AS dan China. Ekonomi global menantikan vaksin karena dapat memulihkan perdagangan internasional. Namun, terobosan dalam bidang ini akan menyebabkan depresiasi dolar AS. Ahli strategi Citigroup menduga bahwa distribusi vaksin akan "memungkinkan dolar mengikuti jalur yang sama seperti yang dialami dari awal hingga pertengahan tahun 2000an'. Kenyataannya adalah bahwa pada 2001, China bergabung dengan World Trade Organization. Ini memicu tren penurunan multi-tahun greenback di tengah gelombang globalisasi dan volume perdagangan global yang lebih tinggi. Selain itu, kebijakan Fed kemungkinan akan memberikan tekanan penurunan pada mata uang nasional AS. Suku bunga yang sangat rendah akan membuat para investor menghindari aset-aset AS dan beralih ke aset internasional. Saat ini, indeks dolar AS merosot terhadap sekeranjang mata uang utama. Khususnya, pada bulan Maret indeks mencapai rekor tertinggi.

Para analis menyarankan investor untuk fokus pada mata uang EM. Contohnya, menurut Goldmanc Sachs, ruble Rusia adalah mata uang dengan performa terbaik di pasar berkembang (EM). Pada waktu yang sama, Goldman Sachs melihat penurunan dalam dolar AS setidaknya sebesar 6%. Bank tersebut juga menyarankan membuka long position pada peso Meksiko, rand Afrika Selatan dan rupee India.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: