logo

FX.co ★ Penjualan Black Friday Amerika Serikat Menurun

Penjualan Black Friday Amerika Serikat Menurun

Penjualan Black Friday Amerika Serikat Menurun

Pengeluaran konsumen AS selama Black Friday dan hari-hari libur berikutnya turun di tahun ini. Menurut perkiraan sekilas, Federasi Retail Nasional, masyarakat Amerika melaporkan bahwa mereka yang berbelanja menghabiskan $59 milyar saat musim penjualan telah dimulai setahun lalu.
Di saat yang sama, jumlah pebelanja tahun ini menunjukkaan kecenderungan yang berlawanan. Jadi, jika di tahun 2012 angak ini setara dengan 139 juta orang, maka di tahun 2013 angkanya melebihi 141 juta. Rata-rata, setiap orang yang berbelanja mengeluarkan hampor $407 untuk pembelian hari libur; angka tersebut tahun lalu menunjukkan $423.
Jadi, di tahun 2013 aktifitas berbelanja pada Black Friday menjadi hari yang paling sibuk. Hampir 92 juta konsumen melakukan pembelian pada barang-barang yang diturunkan harganya (89 juta tahun lalu). Pakaian dan elektronik merupakan yang paling banyak terjual seperti sebelumnya. Dengan melakukan hal tersebut, jumlah pembeli di tengah malam saat sebagaian besar retailer memulai penjualan, naik sebanyak 28% tahun ii. Sementara itu Federasi Retail Nasional tidak mengingat informasi penjualan di Cyber Monday (2 Desember). Federasi memperkirakan sekitar 131 juta orang Amerika lebih menyukai belanja online. Satu tahun lalu, angka ini berada di 129 juta orang. Biasanya, Black Friday setelah hari Thanksgiving dianggap sebagai awal dari musim belanja Natal dan Tahun Baru. Berkat permintaan untuk barang dengan potongan harga, retailer dapat menutup kerugiannya dengan meningkatkan keberadaan barang. Secara keseluruhan, semakin banyak orang memanfaatkan penawaran di internet.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading