logo

FX.co ★ China memerintahkan Ant Group untuk "kembali ke asal"

China memerintahkan Ant Group untuk "kembali ke asal"

China memerintahkan Ant Group untuk "kembali ke asal"

Bloomberg melaporkan bahwa regulator China menuntut Jack Ma, pendiri Alibabа, untuk mengembalikan perusahaannya yang lain, yaitu raksasa fintech Ant Group, ke pasar nasional. Permintaan untuk "kembali ke asal" sebagai penyedia layanan pembayaran diperkuat dengan ancaman likuidasi terhadap operasi yang paling menguntungkan, seperti pinjaman konsumen dan manajemen kekayaan.

Perwakilan People's Bank of China (PBOC) membahas revisi strategi saat ini dengan manajemen Grup Ant. Menurut PBOC, raksasa fintech tersebut membutuhkan "perombakan bisnis". Diduga bahwa mandat seperti itu mengancam perusahaan keuangan Jack Ma yang berspesialisasi dalam memproses transaksi pembayaran yang mirip dengan PayPal. Tanpa campur tangan pemerintah, Ant Group diyakini bisa memegang dua IPO secara bersamaan, senilai lebih dari $300 miliar. Namun, sekarang, gagasan Jack Ma harus membentuk kepemilikan keuangan terpisah untuk membangun ibu kota dan melindungi data pribadi kliennya.

Regulator mengkritik Ant Group karena melanggar aturan tata kelola perusahaan, mengabaikan tuntutan otoritas China dan menggunakan arbitrase regulasi. Menurut PBOC, raksasa fintech itu memanfaatkan kepemimpinannya di pasar untuk menyingkirkan pesaing.

Minggu lalu, antara 21 Desember dan 27 Desember, Beijing memperketat kontrol atas Alibabа, dengan investigasi terhadapnya atas dugaan perilaku monopoli. Ini menyebabkan anjloknya saham raksasa e-commerce yang diperdagangkan di New York Stock Exchange itu.

Manajemen Ant Group dipaksa untuk mengakomodasi persyaratan regulator. Perusahaan harus membentuk tim khusus yang bertugas melakukan perubahan penting dalam struktur bisnis. Sementara itu, raksasa fintech itu harus mempertahankan operasi bisnis kliennya sambil mengendalikan risiko.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: