
Menyusul hasil Jumat lalu, saham AS menunjukkan dinamika yang agak beragam. Sementara indeks Dow Jones dan S&P 500 turun, NASDAQ Composite tumbuh dengan mantap, sekali lagi menetapkan posisi tertinggi baru.
Kendati demikian, pekan lalu ternyata cukup menguntungkan bagi pasar ekuitas AS. Indeks Dow Jones naik 0,6%, S&P 500 membengkak 1,9%, dan NASDAQ Composite melonjak 4,2%.
Saham perusahaan terbesar di sektor teknologi juga meroket. Misalnya, saham Apple Inc. melonjak 9,4%, Facebook Inc. naik 9,2%, dan Microsoft melonjak 6,3%. Secara khusus, raksasa teknologi ini dijadwalkan akan merilis laporan pendapatan mereka minggu ini.
Sementara itu, prospek Rencana Penyelamatan Amerika dari Joe Biden semakin suram. Mayoritas partai Republik meragukan besarnya paket bantuan. Selain itu, seorang senator dari Demokrat telah mengumumkan bahwa dia akan memberikan suara menentang peningkatan pembayaran langsung ke Amerika. Menurut rencana Biden, cek stimulus akan berjumlah $2.000 per orang. Karena itu, bahkan Wall Street tidak bisa lagi mengabaikan ketegangan politik. Semakin banyak investor sekarang khawatir bahwa paket bantuan Biden tidak mungkin disetujui. Untuk saat ini, mereka terus mengikuti berita terkait langkah-langkah stimulus baru.
Kandidat yang diajukan Joy Biden, Janet Yellen, kemungkinan besar akan menjadi Menteri Keuangan wanita pertama. Komite Keuangan Senat telah menyetujui pencalonannya. Tidak ada satu suara pun yang menentangnya.
Indikator ekonomi utama di AS cukup menggembirakan. Secara khusus, PMI Manufaktur secara tak terduga mencapai nilai tertinggi 59,1 di bulan Januari. Ini benar-benar mengejutkan para ahli, yang memproyeksikan penurunan angka hingga 56,5. Pada bulan sebelumnya mencapai 58,3.
Indeks penting lainnya, penjualan rumah yang ada di AS, juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, naik 0,7% menjadi 6,76 juta rumah. Pada akhir tahun 2020, penjualan rumah yang ada di AS mencatat nilai tertinggi dalam 14 tahun terakhir dan mencapai 5,64 juta, naik 5,6% dibandingkan dengan angka yang tercatat di akhir 2019. Analis memperkirakan pertumbuhan yang lebih terkendali sebesar 2% .
Dengan demikian, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,57% atau sebesar 179,03 poin ke level 30.996,98. Indeks S&P 500 turun 0,3%, atau 11,6 poin, menjadi 3.841,47. Sebaliknya, indeks NASDAQ Composite melonjak 0,09% atau 12,15 poin menjadi 13.543,06.
Komentar: