logo

FX.co ★ Kanselir Merkel akan mengendalikan perang COVID-19

Kanselir Merkel akan mengendalikan perang COVID-19

Kanselir Merkel akan mengendalikan perang COVID-19

Menurut Bloomberg, Kanselir Jerman Angela Merkel dapat mengurangi kekuasaan 16 pemimpin negara yang memilih untuk tidak memberlakukan pembatasan yang disepakati dengan pemerintahannya. Merkel bermaksud untuk mengambil kendali dari pejabat negara dan menghilangkan hak mereka untuk memperketat atau melonggarkan pembatasan COVID-19.

Otoritas regional Jerman siap mengalihkan kekuasaan mereka untuk memberlakukan pembatasan COVID-19 di seluruh negeri kepada pemerintah. Tanggung jawab 16 pejabat negara dalam hal ini akan dibatasi. Sebuah rancangan undang-undang telah disiapkan untuk memberi Angela Merkel hak untuk mengontrol tindakan pembatasan di Jerman yang saat ini dikelola di tingkat negara bagian.

Kanselir berencana untuk memberlakukan jam malam (dari jam 9 malam sampai jam 5 pagi) di daerah dengan tingkat infeksi yang tinggi. Ini adalah wilayah jumlah infeksi baru melebihi 100 kasus per 100.000 orang. Sementara itu, pertokoan dan sekolah non esensial akan ditutup di wilayah tersebut dengan laju lebih dari 200 kasus per 100.000 orang.

Bloomberg menyatakan bahwa inisiatif Merkel tampak kontroversial dan implementasinya menyebabkan perdebatan lagi. Ada kemungkinan Bundestag Jerman tidak akan menyetujui RUU tersebut. Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Kanselir menunjukkan ledakan amarah yang tidak biasa dalam pertemuan dengan pejabat daerah. Merkel percaya bahwa banyak otoritas regional tidak mengambil tindakan yang diperlukan untuk membendung pandemi Covid-19.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading