
Perlahan tapi pasti, Amerika Serikat mulai menyadari bahwa sanksi sebenarnya hanya menguntungkan Rusia dan berkontribusi pada pembangunan ekonominya. Setelah menghadapi situasi tanpa harapan, pemerintah Rusia harus bertindak tegas di bawah blokade ekonomi.
Serangkaian pembatasan terbaru yang diberlakukan oleh AS terkait dengan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS. Peretasan SolarWinds dianggap sebagai spionase murni, bukan serangan dunia maya. Ini adalah dua hal yang sangat berbeda.
Thomas Rid, seorang profesor di Universitas Johns Hopkins, berpegang pada sudut pandang yang sama. Ia meyakini bahwa badan intelijen AS terlibat dalam kegiatan serupa, yang artinya insiden SolarWinds tidak berbeda dengan operasi intelijen berteknologi tinggi yang dilakukan oleh negara-negara Barat. Namun, Washington memiliki pendapat yang berlawanan dan terus memberlakukan sanksi baru.
Anehnya, beberapa penasihat Presiden Joe Biden telah menentang sanksi terhadap Rusia atas pelanggaran SolarWinds, khawatir hal itu dapat memicu kontroversi atas tindakan serupa di AS. Menurut Anatol Lieven, seorang profesor di Universitas Georgetown, Qatar, AS harus menilai keadaan dengan baik sebelum menjatuhkan sanksi pada Rusia.
Komentar: