logo

FX.co ★ Deflasi Jepang berakhir

Deflasi Jepang berakhir

Deflasi Jepang berakhir

Negeri Matahari Terbit tengah berjemur dalam keberhasilannya. Orang Jepang tidak akan pernah berhenti membela negara mereka dari penyakit-penyakit ekonomi dan keuangan. Menurut laporan resmi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang negara telah keluar dari deflasi untuk saat ini. Proses untuk mendorong harga turun sudah berakhir. Menteri Ekonomi Akira Amari mengatakan bahwa pemerintah berhasil mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan, harga tetap terkendali dan akhirnya mengalahkan deflasi selama beberapa dekade. Pihak berwenang menyadari bahwa risiko deflasi tetap ada, sehingga mereka akan mengamati dengan cermat pertumbuhan upah di negara ini.

Sangat penting agar upah naik lebih cepat daripada harga. Deflasi adalah salah satu alasan pertumbuhan ekonomi yang lamban. Oleh karena itu, Shinzo Abe memberdayakan pemerintah untuk mengatasi hal ini. Jadi, ia memperkenalkan paket langkah-langkah darurat dan reformasi jangka panjang termasuk penurunan mata uang nasional. Pada Desember 2013, yen menyentuh level terendah dalam 7 tahun, mata uang secara keseluruhhan turun 16 sen AS selama tahun lalu.

Selain itu, Bank Jepang terus membeli obligasi pemerintah yang menghabiskan sekitar $67 milyar per bulan. Sekarang, Jepang akan berhadapan dengan inflasi. Batas inflasi ditetapkan di level 2 %, dua kali lebih tinggi tahun lalu. Namun, ada sisi lain juga, kebijakan seperti ini meningkatkan utang pemerintah. Agustus lalu misalnya , jumlahnya adalah $10.46 triliun .

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading