
Menurut CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon, hanya beberapa pemain pasar yang akan mampu mengungguli bitcoin dan aset crypto lain dalam pasar digital. Ia menyarankan bahwa investor "menjauh" dari cryptocurrency.
Pimpinan korporasi dan bank investasi itu skeptis mengenai aset digital ini. Pada waktu yang sama, Dimon mengambil pandangan positif keinginan dari klien bank untuk berinvestasi dalam cryptocurrency.
Sebelumnya, Pimpinan JPMorgan ini sangat kritis mengenai aset virtual. Ia bahkan mengancam setiap pegawai yang melakukan trading menggunakan itu, dan menyatakan bahwa pemegang saham bitcoin adalah "orang bodoh".
Namun, pada awal Mei, ia berubah pikiran. Jamie Dimon mengakui minat klien bank dalam aset digital, khususnya dalam BTC. Meskipun demikian, ia masih menjadi seorang skeptis akan crypto. "Saya bukanlah pendukung bitcoin. Saya tidak tertarik dengan itu," ungkap Dimon.
Secara khusus, pada akhir April, JPMorgan bekerjasama dengan DBS Bank dan grup investasi Singapura Temasek untuk mengembangkan platform khusus berbasis DLT. Hal ini bertujuan ntuk pembayaran antar bank, transaksi perdagangan, dan transaksi pertukaran asing, bank menekankan.
Komentar: