
Perekonomian AS tidak takut mengenai kenaikan inflasi khususnya ketika mengenai paket stimulus skala besar Presiden AS Joe Biden. Tidak diragukan bahwa rencana pengeluaran $4 triliun akan memiliki dampak signifikan pada inflasi. Namun lonjakan inflasi ini akan bersifat sementara menurut Sekretaris Bendahara AS Janet Yellen.
"Saya tidak akan menyerah terhadap paket selanjutnya. Mereka tidak dimaksudkan sebagai stimulus, mereka dimaksudkan sebagai investasi untuk memenugi kebutuhan perekonomian kita yang sudah berlangsung lama. Kita telah melawan inflasi yang terlalu rendah dan suku bunga yang terlalu rendah selama satu dekade," Yellen menekankan. Ia juga menambahkan bahwa berbagai "dorongan" pada harga yang dihasilkan dari paket bantuan akan menghilang di tahun mendatang.
Terdapat debat yang memanas mengenai inflasi yang meningkat dalam beberapa bulan ini. Janet Yellen dan pendukungnya mengklaim bahwa kenaikan terkini dalam harga konsumen akan bersifat sementara karena hambatan rantai pasokan dan pemulihan global yang sedang berlangsung dari pandemi. Para ahli yakin bahwa triliun dolar dalam bantuan pemerintah dapat berkontribusi terhadap peningkatan pengeluaran yang berkelanjutan.
Komentar: