
Saat ini, ekonomi China sedang mengalami ledakan perdagangan. Indikatornya mencapai rekor tertinggi, menandakan percepatan pertumbuhan ekonomi. Perubahan yang begitu cepat dikaitkan dengan pemulihan permintaan lokal dan global. Pada bulan Mei, ekspor China melonjak hampir 28% tahun-ke-tahun sementara impor melonjak 51,1%, menunjukkan laju tercepat sejak 2010. Selain itu, surplus perdagangan mencapai $45,5 miliar. Semua ini adalah tanda yang jelas dari aktivitas perdagangan yang sedang booming. Dan ketika ekonomi utama dunia muncul dari penguncian selama berbulan-bulan, tren ini kemungkinan akan berlanjut. Belanja konsumen global yang tinggi mendukung permintaan luar negeri untuk barang-barang China. Selain itu, ketika negara-negara mulai terbuka, permintaan komoditas melonjak, sehingga membuatnya lebih mahal. Dalam lima bulan pertama tahun ini, total nilai perdagangan antara China dan AS naik 52,3% mencapai $279,64 miliar. Ekonomi China tumbuh dengan rekor 18,3% pada kuartal pertama tahun 2021 dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu ketika menyusut sebesar 6,8%. Rebound ekonomi di China didorong oleh beberapa faktor antara lain meningkatnya permintaan lokal, stabilitas pasar tenaga kerja, kapasitas produksi yang tinggi, dan sentimen bisnis yang membaik.
Komentar: