logo

FX.co ★ Raksasa Ride-Hailing asal Tiongkok, Didi, mengincar listing di AS

Raksasa Ride-Hailing asal Tiongkok, Didi, mengincar listing di AS

Raksasa Ride-Hailing asal Tiongkok, Didi, mengincar listing di AS

Perusahaan Tiongkok lainnya telah memutuskan untuk go public, berusaha memanfaatkan valuasi pasar saham AS. Didi, perusahaan ride-hailing raksasa, berencana mengajukan penawaran umum perdana di Amerika Serikat ke Securities and Exchange Commission.

Namun, pernyataan perusahaan Tiongkok tersebut tidak menjamin listing yang sebenarnya karena dapat dihentikan oleh pemerintah negara tersebut. Tanggal pasti untuk penawaran umum perdana masih belum diketahui. Selain itu, bursa efek tempat hal itu akan berlangsung tidak ditentukan dalam permohonan. Menurut para ahli, Didi mungkin mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange (NYSE) atau NASDAQ, sebuah platform untuk perusahaan teknologi.

Manajemen Didi berencana melakukan IPO di Bursa Efek Hong Kong tetapi akhirnya memilih platform AS. Raksasa ride-hailing itu prihatin dengan peraturan ketat Daerah Administratif Khusus Tiongkok. Kabarnya, perusahaan tersebut berencana untuk mengumpulkan dana $100 juta dengan menerbitkan saham biasa seharga $0,00002. The Wall Street Journal memperkirakan bahwa total penilaian Didi dapat melampaui $70 miliar pada harga penawaran umum perdana.

Didirikan di Tiongkok pada tahun 2012, Didi beroperasi di Jepang, Australia, Brasil, Meksiko, Kolombia, Chili, dan Kanada.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: