
Sayangnya untuk beberapa negara, rival saat ini telah memutuskan untuk mengakhiri perang dagang. Dengan demikian, Eropa dan AS berencana untuk mengumumkan sebuah gencatan senjata dalam konflik yang bergejolak ditengah subsidi negara untuk industri penerbangan.
Konflik di mulai di awal 2004. Kemudian, berbagai pihak untuk pertama kalinya menyuarakan klaim bersama terkait dukungan dari produsen pesawat AS Boeing dan pesaing Eropanya Airbus. Perselisihan antara Boeing dan Airbus jelas merupakan salah satu konflik perusahaan terbesar dalam sejarah modern. Perusahaan-perusahaan itu saling menuduh dukungan pemerintah yang tidak adil. Kemudian, ketika WTO terlibat dalam pertikaian itu, diketahui bahwa perwakilan kedua perusahaan itu benar karena masing-masing perusahaan menerima subsidi secara ilegal. Akibatnya, perusahaan memperkenalkan tarif timbal balik pada impor produk. Khususnya, konflik memanas selama masa kepresidenan Donald Trump, yang terkenal karena perilaku agresifnya. Kedua kekuatan ekonomi tersebut sepakat untuk menyisihkan tarif atas barang-barang AS dan Uni Eropa senilai $11,5 miliar. Rincian lain dari kesepakatan itu masih dalam pembahasan.
"Saya senang melihat bahwa setelah kerja intensif antara Komisi Eropa dan pemerintah AS, kemitraan transatlantik kami sedang dalam perjalanan untuk mencapai kecepatan jelajah," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Para pihak kemungkinan akan mengumumkan kesimpulan dari kesepakatan baru selama pertemuan puncak dengan partisipasi Presiden AS Joe Biden. Perjanjian baru memungkinkan negara-negara bersatu untuk menahan tekanan dari China, yang sedang mengembangkan industri pembuatan kapal komersialnya.
Komentar: