
Inggris menghadapi kekurangan tenaga kerja terburuk dalam sejarah. Pemerintah harus segera mengambil langkah untuk mengurangi krisis. Hal yang utama terlebih dahulu, mereka akan merilis visa sementara kepada 5.000 supir lori dan 5.500 pekerja ternak unggas hingga natal 2021.
Departemen Transportasi sangat menyadari gangguan dalam rantai pasokan makanan akibat kekurangan supir truk dan truk bahan bakar. Kekurangan pengemudi lori ini telah terjadi selama beberapa bulan, yang mengganggu berbagai industri dari supermarket hingga rantai makanan cepat saji. Dalam beberapa hari terakhir, supir bahan bakar juga terkena dampak buruk . Oleh karena itu, kekacauan terjadi diseluruh Inggris setelah beberapa spbu ditutup. Warga Inggris mulai membeli bahan bakar dengan harga mahal. Di akhir Juli 2021, Road Haulage Association memperingatkan tentang kekurangan lebih dari 100.000 supir berkualifikasi di Inggris. Angka tersebut termasuk ribuan supir dari Uni Eropa yang meninggalkan Inggris setelah Brexit. Pada waktu yang sama, supir baru tidak bisa memperoleh SIM karena pembatasan akibat virus corona.
Menurut Departemen Transportasi, 5.000 supir kendaraan muatan besar akan bisa datang ke negara ini hingga Malam Natal melalui jalur Pekerja Sementara. Langkah ini diharapkan akan meredakan masalah rantai pasikan dalam waktu dekat. Selain itu, 5.500 visa akan diberikan kepada pekerja ternak unggas untuk mengurangi tekanan dalam industri makanan Inggris. Secara khusus di bulan Oktober, perekrutan supir HGV jangka pendek tambahan dan pekerja unggas akan dimulai. Rute ini akan berlangsung hingga 24 Desember. Departemen Transportasi mencatat bahwa ini merupakan tindakan paksa. Dalam jangka panjang, industri ini akan menemukan jalan keluar, contohnya dengan mempekerjakan staff mereka sendiri. "Kami saat ini sedang bertundak, namun industri juga harus memainkan perannya dengan kondisi kerja yang terus meningkatkan dan memberikan kenaikan gaji yang terus dipertahankan agar perusahaan memperoleh supir baru." Grant Shapps, sekretaris transportasi Inggris, mengatakan.
Dalam waktu dekat, Departemen Transportasi akan melatih sekitar 4.000 supir truk. Departemen Pendidikan akan mengalokasikan 10 juta Poundsterling untuk pelatihan awal bagi supir truk. Terakhir dan tidak kalah penting, Kementerian Pertahanan akan melakukan uji kemudi bagi karyawan baru.
Komentar: