logo

FX.co ★ UE dapat kehilangan salah satu anggota terkuatnya

UE dapat kehilangan salah satu anggota terkuatnya

UE dapat kehilangan salah satu anggota terkuatnya

Catatan biru perubahan penting dalam struktur UE menjadi penyebab utana partai konservatif Inggris. Menuju pemilu Eropa, David Cameron, Perdana Menteri Inggris, telah menjadwalkan reformasi Uni Eropa dan negosiasi kembali hubungan Inggris dengan Uni Eropa. Ia menyoroti bahwa masalah paling besar adalah mekanisme yang berhadapan dengan imigrasi, preferensi bisnis Inggris yang menguntungkan pasar tunggal dan perlindungan terhadap legislasi Eropa yang tidak diinginkan.Semua kekhawatiran ini dapat diatasi dengan keuntungan apabila partai Tory memenangkan pemilu Eropa di bulan Mei 2014 dan pemilihan umum diInggris pada tahun 2015. "Tidak untuk arus konstan kekuatan ke Brussel. Tidak untuk interfer yang tidak dibutuhkan. Dan tidak, hal ini berlangsung tanpa mengatakan, pada euro, pada partisipasi di bailout zona euro," kata David Cameron dalam pernyataannya. Disamping itu, pembuat kebijakan menjamin akan mengadakan referendum di tahun 2017 mengenai keanggotaan Inggris di EU. Dengan janji seperti demikian, Tory kembali mencoba mendapatkan dukungan dari mereka yang mendukung keluar dari EU, terhitung 40% dari populasi Inggris. Berdasarkan perkiraan awal, pemilu mendatang untuk parlemen Eropa akan menunjukan pola pemungutan suara seperti berikut ini: Partai kebebasan Inggris bisa mendapatkan 3-%, Partai Tenaga Kerja - 28% dan Partai Konservatif - 21%. Samuel Tombs, analis Capital Ekconomics meyakini, "Terlepas dari polling, partai Konservatif masih memiliki peluang yang besar untuk memenangkan pemilu Eropa. Partai Konservatif telah membuktikan bahwa partai ini telah menjadi pelobi yang baik bagi ketertarikan Inggris di UE." Berkat usaha Tory, mereka membuat veto undang-undang fiskal UE menjadi memungkinkan, untuk mengurangi anggaran UE, dan untuk melobi sektor keuangan Inggris di persatuan perbankan. Dengan mempertimbangkan situasi-situasi ini, rencana Cameron akan berhasil memiliki probabilitas yang tinggi. Politisi ini dapat memeproleh dukungan dari Kanselir Jerman, Angela Markel pada isu-isu kunci misalnya tentang imigrasi sejak banjir imigrant ekonomi yang besar yang memberikan ancaman besar pada negara-negara UE. Namun, akan sulit untuk menemukan orang yang dapat ingin melakukan kebijakan Cameron untuk menarik Inggris dari UE di antara negara-negara yang mendukung intergritasi Eropa lebih jauh karena ini merupakan prinsip fundamental UE.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading