logo

FX.co ★ Gedung Putih akan mengenakan tarif pada beberapa importir aluminium

Gedung Putih akan mengenakan tarif pada beberapa importir aluminium

Gedung Putih akan mengenakan tarif pada beberapa importir aluminium

Gedung Putih telah mengumumkan pajak anti-pembuangan untuk beberapa jenis aluminium foil dari beberapa importir, termasuk Rusia, Armenia, Brasil, Oman, dan Turki. Daftar Federal mengungkapkan hasil penyelidikan yang diluncurkan oleh Komisi Perdagangan Internasional AS (USITC). Setelah menyelesaikan penyelidikan praktik perdagangan dengan Rusia, Komisi Perdagangan Internasional menyimpulkan bahwa beberapa jenis aluminium foil Rusia dijual ke AS dengan harga kurang dari nilai wajar. Selain itu, KPPU mencapai putusan yang sama tentang praktik anti persaingan dengan produk aluminium dari Armenia, Brasil, Oman, dan Turki. Komisi Perdagangan Internasional menyatakan bahwa menggagalkan impor dari negara-negara ini secara material merugikan sektor manufaktur AS. Penyelidikan tersebut diminta oleh Kelompok Kerja Penegakan Perdagangan Asosiasi Aluminium, yang mewakili produsen AS. Pihak berwenang dengan senang hati setuju untuk melindungi kepentingan produsen dalam negeri.

Menariknya, pemerintah AS memutuskan untuk menerapkan bea dengan ukuran yang berbeda. Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa aluminium oleh RUSAL Rusia, produsen aluminium terbesar kedua di dunia, akan dikenakan bea masuk terberat. Memorandum dalam Daftar Federal berbunyi bahwa tarif awal impor RUSAL akan mencapai 62,18%. Sementara itu, bea masuk 29,11% akan dikenakan pada produk dari Rusal Armenal, anak perusahaan RUSAL di Armenia.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: