logo

FX.co ★ Pasar saham memantul karena kekhawatiran Omicron mereda

Pasar saham memantul karena kekhawatiran Omicron mereda

Pasar saham memantul karena kekhawatiran Omicron mereda

Setelah menilai kemungkinan dampak strain virus corona Omicron dengan cermat, investor menemukan sinyal positif bagi perekonomian global. Secara khusus, optimisme didorong oleh studi yang lebih cermat tentang gejala terkait dengan virus baru. Meskipun strain baru ini sangat menular, gejalanya ternyata sangat ringan. Menyusul berita ini, pasar menarik napas lega. Pada pembukaan minggu ini, indeks saham berjangka AS cukup pulih di Asia karena para trader menilai kembali risiko yang terkait dengan varian Omicron di tengah laporan baru tentang gejala yang ringan. Pasar Eropa kemungkinan akan mengikuti dinamika serupa. Bill Ackman, pendiri Pershing Square Capital Management, menyoroti kemungkinan keuntungan Omicron terhadap perekonomian. Menurut investor, “data awal yang dilaporkan menunjukkan bahwa virus Omicron menyebabkan gejala 'ringan hingga sedang' dan lebih mudah menular. Jika ternyata benar, ini bullish bagi pasar.” Situasi saat ini dapat dijelaskan dengan satu kebijaksanaan populer: agar merasa lega, perburuk keadaan terlebih dahulu lalu kembalikannya ke keadaan normal. Inilah yang terjadi pada pasar saham saat ini. Bersiap untuk yang terburuk, pasar telah memperhitungkan semua risiko yang mungkin terjadi, tetapi setelah menyadari ini adalah alarm palsu, pasar hidup kembali dengan semangat baru. Strain virus corona baru berlabel B.1.1.529 terdeteksi di Afrika Selatan pada 11 November 2021. Kasus infeksi pertama dilaporkan pada 24 November. Nama virus itu diambil dari huruf ke-15 alfabet Yunani. Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan Omicron sebagai "varian yang dikhawatirkan."

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: