logo

FX.co ★ Dolar Naik Karena Powell Dicalonkan Sebagai Kepala Fed untuk Masa Jabatan Kedua

Dolar Naik Karena Powell Dicalonkan Sebagai Kepala Fed untuk Masa Jabatan Kedua

Dolar Naik Karena Powell Dicalonkan Sebagai Kepala Fed untuk Masa Jabatan Kedua

Dolar kembali memecahkan rekor. Sejak akhir November, mata uang Amerika ini terus naik dan mencapai level tertinggi baru. Penyebab utama pertumbuhannya adalah keputusan Presiden AS, Joe Biden, mencalonkan kembali Jerome Powell untuk masa jabatan kedua sebagai ketua Federal Reserve.

Pasar valuta asing, bersama dengan yang lain, bereaksi positif terhadap berita bahwa Powell akan mempertahankan posisinya. Indeks dolar AS, yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang dunia, melonjak 0,52% dalam satu hari untuk menetap di 96,55, level tertinggi sejak Juli tahun lalu. Akibatnya, euro merosot 0,46% menjadi 1.1236 dolar per euro, mencapai level terendah 16 bulan. Terlebih, mata uang tunggal ini terus diperdagangkan dalam kisaran ini. Para analis yakin mata uang AS memiliki setiap kesempatan untuk naik dalam jangka panjang. Kebijakan Fed yang sehat, ditambah dengan pemulihan ekonomi AS yang lebih cepat, memungkinkan greenback mendapatkan momentum kenaikan yang kuat. Selain itu, keputusan Biden untuk mengizinkan Jerome Powell tetap memimpin The Fed hanya akan membantu dolar terus naik.

Jerome Powell adalah seorang bankir investasi dan jutawan. Ia menjabat sebagai kepala The Fed sejak Februari 2018. Masa jabatannya saat ini akan habis pada Februari 2022. Kandidat teratas lainnya untuk posisi ini adalah anggota dewan Federal Reserve Lael Brainard yang telah diwawancarai untuk peran ketua Federal Reserve di Gedung Putih. Namun, Joe Biden memutuskan mencalonkan kembali Powell untuk masa jabatan empat tahun kedua. Ini berarti regulator kemungkinan besar akan terus memperketat kebijakan moneter secara bertahap. Dengan latar belakang ini, 92% trader di pasar berjangka bertaruh pada kenaikan suku bunga pertama The Fed pada Juni 2022, meskipun pada akhir pekan lalu, hanya 70% pelaku pasar yang menyatakan pendapat serupa.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: