
CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa perusahaan akan menerima meme cryptocurrency Dogecoin sebagai pembayaran untuk merchandisenya. "Merchandise Tesla dapat dibeli dengan Dogecoin," cuit Musk. Menyusul pernyataan ini, aset digital itu melambung hingga 18%, lebih dari $0,2 per koin.
Menurut Reuters, inovasi ini sedang dikerjakan. Namun, konsumen Tesla akan segera dapat membeli mobil listrik dengan Dogecoin. Untuk saat ini, klien dapat membeli beberapa item baru seperti cyberwhistle (300 DODGE), sabuk pengaman Giga Texas (835 DOGE), dan cyberquad roda empat untuk anak-anak (12.020 DOGE).
Saat ini, Dogecoin adalah cryptocurrency terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar mencapai $25,2 miliar. Kejatuhan pasar crypto akhir-akhir ini mempengaruhi nilai DOGE, yang mendorongnya ke titik terendah bulan April 2021.
Sebelumnya, Musk membakar permintaan untuk altcoin itu, mengubahnya dari lelucon media sosial menjadi impian spekulan. Harganya terus naik. Untuk alasan inilah, trader memberikan perhatian besar pada cuitan-cuitan Musk mengenai crypto. Pada Desember 2021, tokoh ternama dalam dunia teknologi ini mengumumkan bahwa Tesla akan menerima Dogecoin sebagai alat pembayaran. Setelahnya, harga altcoin ini langsung naik lebih dari 20%.
Tahun lalu, berkat cuitan Musk, termasuk ketika ia menyebutnya sebagai "crypto rakyat", Dogecoin meroket hingga 4.000%.
Musk menekankan bahwa konsumen sebaiknya membuka dompet elektronik yang terhubung dengan platform Dogecoin untuk membayar barang-barang.
Pada 2021, Tesla mulai menerima pembayaran bitcoin untuk produk-produknya, termasuk mobil. Namun, itu tidak bertahan lama. Pada Mei tahun lalu, perusahaan itu menangguhkan pembelian kendaraan dengan menggunakan bitcoin karena kekhawatiran akan perubahan iklim. Mengapa Musk memilih mata uang digital lainnya masih menjadi misteri. Mungkin Dogecoin lebih hemat energi daripada bitcoin. Namun, penambangan altcoin juga berbahaya bagi lingkungan.
Komentar: