logo

FX.co ★ Bisnis Prancis tetap di Rusia meskipun terdapat sanksi perekonomian

Bisnis Prancis tetap di Rusia meskipun terdapat sanksi perekonomian

Bisnis Prancis tetap di Rusia meskipun terdapat sanksi perekonomian

Ditengah eksodus masal dari perusahaan multinasional dari pasar Russia, otoritas Perancis meminta pengusaha mereka untuk tidak membuat keputusan tergesa-gesa. Pemerintah Perancis tidak berniat untuk memutus hubungan perdagangan dengan Rusia selamanya. Permusuhan militer Kremlin di Ukraina segera menimbulkan dampak di seluruh ekonomi global. Negara-negara maju bekerja sama dalam menghadapi agresi, menjatuhkan sejumlah sanksi ekonomi yang berat terhadap Rusia. Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan tentang dampak serius dan kerusakan yang akan diderita negaranya akibat krisis Rusia-Ukraina. Dia menggarisbawahi pentingnya keputusan menyeluruh pada pertemuan dengan CEO bisnis besar domestik yang terkait erat dengan Rusia. Presiden bertemu dengan 15 manajer puncak sektor perbankan, energi, dan pertanian. Di antara perusahaan Prancis dengan jaringan toko ritel yang luas, investasi besar, fasilitas produksi, dan perdagangan aktif adalah Safran, Auchan, Societe Generale, dll. Rapat tertutup itu juga dihadiri pejabat tinggi kementerian terkait.

Pada waktu yang sama, Bruno Le Maire, kementerian perekonomian dan keuangan, mengungkap retorik resmi dari Paris. "Kami akan mengobarkan perang ekonomi dan keuangan total terhadap Rusia,” katanya. Dia menyatakan bahwa Prancis akan menerapkan sanksi berat sampai Kremlin melepaskan agresinya dan merevisi kebijakannya di Kyiv.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: