logo

FX.co ★ Bank-bank China tidak mungkin bantu Rusia

Bank-bank China tidak mungkin bantu Rusia

Bank-bank China tidak mungkin bantu Rusia

Menurut The Wall Street Journal, bank-bank China tidak akan membantu mitra bisnis Rusia keluar dari krisis keuangan. Meskipun pemerintah China mampu meminimalkan dampak negatif dari sanksi Barat yang melumpuhkan terhadap ekonomi Rusia, hal itu tidak membuat banyak kemajuan, ujar para analis.

Cukup sulit bagi otoritas Rusia dan China untuk melewati greenback yang digunakan dalam sistem keuangan internasional. Namun, China telah berulang kali membantu negara-negara lain menghindari sanksi, mencoba melawan apa yang disebut hegemoni dolar. Pengalaman ini terbukti berguna, terutama ketika perang dagang dengan Amerika Serikat meningkat.

Kedua negara saling berdagang tanpa menggunakan dolar. Hal ini memungkinkan Rusia untuk menjual minyak, gas, dan produk lainnya, mengesampingkan sistem keuangan AS. Namun, WSJ yakin bank-bank besar China tidak akan datang untuk menyelamatkan Rusia. Menurut Profesor Zhiwu Chen, ketua keuangan di sekolah bisnis University of Hong Kong, salah satu alasannya adalah lembaga keuangan China tidak tertarik untuk menyediakan layanan perbankan kepada klien Rusia.

Penyebab utama lainnya adalah undang-undang tahun 2017 yang memungkinkan AS untuk menghukum entitas asing yang berdagang dengan organisasi dan negara yang terkena sanksi. “Lembaga keuangan China menanggapi sanksi ini dengan serius dan sangat berhati-hati dalam memahami apa risikonya,” ujar Chen Zhu, juru bicara Morrison & Foerster LLP.

Akibat tindakan Barat, “sekarang ada lebih sedikit ruang bagi perusahaan dan lembaga keuangan China untuk melakukan bisnis dengan rekan-rekan Rusia.” Pada saat yang sama, Sistem Pembayaran Antar Bank Lintas Batas China, atau CIPS, yang seharusnya menjadi analog dari SWIFT, tidak cocok untuk tujuan ini. Pada kuartal ketiga tahun 2021, CIPS memproses rata-rata hanya 13.000 transaksi sehari, sementara SWIFT menangani lebih dari 40 juta transaksi. Jika negara-negara Barat terus menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia, ekonominya akan mengalami kontraksi tajam. Ini, pada gilirannya, akan merusak kepentingan strategis China. Namun, Beijing akan menemukan jalan keluar dan mungkin menggunakan perantara untuk bekerja sama dengan Rusia, para ahli yakin.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: