logo

FX.co ★ Harga gas akan lebih dari $4.000

Harga gas akan lebih dari $4.000

Harga gas akan lebih dari $4.000

Menurut prakiraan, harga gas di Eropa dapat melampaui $4.000 per 1.000 meter kubik.

Harga gas berjangka Eropa saat ini sangat fluktuatif. Para pakar memperkirakan dalam waktu dekat harganya mungkin naik di atas rekor tertinggi $4.000 per 1.000 meter kubik.

Dalam situasi saat ini, harga gas berkesempatan untuk memperpanjang kenaikan. Pada 14 Maret, harga gas Eropa melampaui $3.000 per 1.000 meter kubik untuk pertama kalinya dalam sejarah. Harga LNG mendekati $4,000 tetapi gagal menembus level ini. Akibatnya, kuotasi mendekati $3.892 per 1.000 meter kubik. Harga gas alam saat ini empat kali lebih tinggi dibandingkan pada Februari saat diperdagangkan pada $950 per 1.000 meter kubik.

Dinamika harga seperti itu dapat dikaitkan dengan sanksi Barat terhadap Rusia. Pasar harus memperhitungkan kemungkinan gangguan pasokan dari negara tersebut. Para pakar khawatir konflik Rusia-Ukraina dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan pipa gas alam dan infrastruktur transportasi.

Setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa, gas berjangka mengalami penurunan tiga kali lipat. Pada 11 Maret, gas berjangka diperdagangkan di bawah $1.300 per 1.000 meter kubik. Fokus sanksi bergeser ke arah minyak dan produk minyak. Pada saat yang sama, para pemimpin Eropa menyadari mereka tidak mungkin segera menemukan pengganti gas Rusia.

Tingginya volatilitas di pasar didorong oleh ketidakpastian geopolitik saat ini. Pengetatan sanksi dapat memicu lonjakan tajam harga LNG. Para pakar khawatir persediaan gas Eropa bisa habis. Volume penyimpanan sekitar 10% di bawah tingkat normal.

Sejak musim panas 2021, pasar gas spot terus mengalami masa-masa sulit. Dengan demikian, setiap faktor berita negatif dapat menyebabkan momentum kenaikan yang kuat, sehingga rekor baru harga tercatat.

Terkait prakiraan jangka panjang, harga gas diperkirakan akan diperdagangkan di area $1.000 per 1.000 meter kubik pada akhir tahun 2022. Menariknya, pada akhir musim panas, nilai kontrak gas melebihi $600, dan pada awal Oktober nilai kontrak gas sudah mencapai $1.000 per 1.000 meter kubik.

Para ahli yakin kenaikan harga LNG diakibatkan faktor-faktor seperti meningkatnya permintaan di Asia, terbatasnya pasokan dari eksportir utama, serta rendahnya tingkat pengisian fasilitas penyimpanan gas Eropa.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: