logo

FX.co ★ CEO Binance: Trader kripto Rusia menyesuaikan diri dengan sanksi Barat

CEO Binance: Trader kripto Rusia menyesuaikan diri dengan sanksi Barat

CEO Binance: Trader kripto Rusia menyesuaikan diri dengan sanksi Barat

Pendiri dan CEO Binance, Changpeng Zhao, yakin sanksi keras Barat terhadap industri kripto di Rusia sia-sia. Orang terkaya di Asia ini yakin bahwa trader kripto Rusia akan menemukan celah dan menemukan cara untuk menghindari sanksi.

Pembatasan terhadap pasar kripto tidak masuk akal, pimpinan Binance tersebut mengomentari keputusan UE untuk menjatuhkan sanksi pada pemegang kripto Rusia. Changpeng Zhao memperkirakan bahwa jika akun trader kripto Rusia diblokir di bursa kripto internasional, mereka akan pergi ke platform trading lebih kecil yang terdaftar di Rusia.

Rendahnya likuiditas platform kripto semacam itu tidak membuat calon investor takut. Selain itu, penyedia layanan trading online dan trader arbitrase siap memberikan akses ke platform tersebut. CEO Binance mengatakan bahwa pentingnya bursa kripto terlalu dibesar-besarkan ketika berhadapan dengan aset digital. Seorang pengguna dapat menerima pembayaran dalam kripto begitu wallet sumber terbuka terpasang.

Eksekutif tersebut menganggap pihak berwenang Rusia tidak akan memberi lampu hijau atas penggunaan kripto secara luas untuk warganya karena popularitas tersebut tidak menguntungkan Moskow. Menurut Changpeng Zhao, itu akan melumpuhkan rubel Rusia. Transisi Rusia dari rubel ke mata uang kripto akan merusak mata uang nasional yang sedang sakit dan kekuatan Rusia. “Alasan lain Rusia tidak ingin menggunakan kripto adalah karena kripto terlalu mudah dilacak. Dan pemerintah di seluruh dunia sudah sangat mahir melacaknya,” ujar Zhao.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: