logo

FX.co ★ David Cameron Akan Mengundurkan Diri Jika Referendum UE Gagal Dilaksanakan

David Cameron Akan Mengundurkan Diri Jika Referendum UE Gagal Dilaksanakan

David Cameron Akan Mengundurkan Diri Jika Referendum UE Gagal DilaksanakanPM Inggris David Cameron mengatakan ia akan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri jika ia tidak dapat melaksanakan referendum terkait bergabungnya Inggris ke UE, The Daily Telegraph melaporkan.

"Ini bukanlah sesuatu yang ingin saya tukarkan atau berikan. Aku tidak akan menjadi perdana menteri sebuah pemerintahan jika kita tidak memenuhi janji untuk melakukan referendum," Cameron mengatakan saat panggilan konferensi dengan para koleganya dari Partai Konservatif.

Cameron menambahkan bahwa masyarakat bersikap skeptis mengenai janjinya untuk memperbaiki hubungan dengan UE. Para kolega Cameron dari Partai Konservatif telah mendesak PM untuk mengangkat isu keanggotaan Inggris di UE. Jika Partai Konservatif memenangkan pemilu 2015, referendum akan digelar di 2017. Pada saat yang sama, muncul kekhawatiran bahwa inisiatif ini akan terhambat dilakukan jika Partai Liberal memenangkan mayoritas suara. Referendum mengenai keanggotaan Inggris di UE telah di bawah di 2011. Ketika itu, mayoritas parlemen pemerintahan liberal menolak untuk mengadakan referendum. Cameron awalnya juga tidak mendukung inisiatif ini karena saat itu Eropa tengah berada dalam krisis parah.

Inggris Raya bergabung dengan Uni Eropa di 1973. Namun, pemerintahan tidak pernah menginginkan Inggris untuk bergabung dengan UE. Unggris mempertahankan mata uang nasionalnya dan tidak menandatangani Perjanjian Schengen.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading