
Di awal Mei, Potret artis pop terkenal Andy Warhol tahun 1964 tentang Marilyn Monroe terjual seharga $ 195 juta di lelang yang diadakan oleh Christie's di New York City. Jumlah tersebut merupakan harga tertinggi yang dicapai untuk sebuah karya seniman Amerika di lelang.
Larry Gagosian diungkapkan sebagai pembeli dari kanvas tersebut. Ia adalah seorang dealer seni Amerika yang dianggap sebagai pemilik salah satu galeri seni terbesar di dunia. Dana yang dihasilkan dari penjualan akan diberikan untuk Ammann Foundation, yang fokus pada layanan kesehatan dan program pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia. "Shot Sage Blue Marilyn" mengalahkan "Algerian Women" karya Pablo Picasso, sebuah lukisan yang sebelumnya menjadi karya seni yang sangat mahal di abad ke-20.
"Shot Sage Blue Marilyn" salah satu dari rangkaian potret identik yang dibuat Warhol dari sang aktris dalam empat versi lainya yaitu merah, oranye, biru, dan toska. Terdapat cerita penasaran yang relevan dengan judulnya. Di tahun 1963, artis performatif Dorothy Podber meminta izin Warhol untuk memotret kanvas. Namun, alih-alih memotret karya tersebut, ia mengeluarkan pistol dan menembaki tumpukan kanvas. Ini adalah bagaimana seri "The Shot Marilyns" lahir.
George Frei, pimpinan dewan dari Thomas and Doris Amman Foundation, mengatakan bahwa lukisan ini "menjadi saksi kekuatan visual [Monroe] yang tak berkurang di milenium baru". "Marilyn sang wanita telah tiada; keadaan mengerikan hidup dan matinya dilupakan. Yang tersisa hanyalah senyum misterius yang menghubungkannya dengan senyum misterius lainnya dari seorang wanita terhormat, Mona Lisa," tegasnya.
Komentar: