logo

FX.co ★ IEA menyatakan bahwa dunia dapat bertahan terhadap tidak adanya pasokan minyak Rusia

IEA menyatakan bahwa dunia dapat bertahan terhadap tidak adanya pasokan minyak Rusia

IEA menyatakan bahwa dunia dapat bertahan terhadap tidak adanya pasokan minyak Rusia

Rusia jelas memainkan peran penting di pasar minyak global. Namun, dengan melihat perkembangan geopolitik saat ini, banyak negara yang saat ini aktif mengkaji ulang kebijakan energi kerjasama dengan negara tersebut.

Ternyata, dunia bisa bertahan terhadap tidak adanya pasokan minyak Rusia. Yang perlu dilakukan hanyalah mencari alternatif. Dunia tidak akan kekurangan minyak bahkan dengan produksi yang lebih rendah dari Rusia yang terkena sanksi, jelas Badan Energi Internasional. Bulan lalu, pasokan minyak Rusia menurun sekitar 1 juta barel per hari, berdasarkan estimasi IEA. Angka ini bisa naik 1,6 juta barel per hari di bulan Mei, menjadi 2 juta di bulan Juni, dan hampir 3 juta di bulan Juli jika sanksi tetap kuat.

Rusia, untuk mengimbangi kerugian dan menunjukkan bahwa ada negara yang masih mau bekerja sama, harus menjual minyak dengan harga potongan ke India dan Tiongkok. Namun, baik volume maupun harga jual ini tidak dapat dibandingkan dengan volume dan harga minyak yang dikirim ke UE, pengekspor utama komoditas Rusia. Sejak bulan Maret, India telah menerima sekitar 6 juta barel minyak Rusia dalam lima pengiriman. Jumlah ini hampir setengah dari volume pengiriman Rusia pada tahun 2021. Ekspor minyak Ural ke India dan Tiongkok diperkirakan akan meningkat karena merek ini dijual dengan potongan terbesar dibandingkan dengan patokan Brent.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: