logo

FX.co ★ Inflasi menunjukkan tanda-tanda penurunan

Inflasi menunjukkan tanda-tanda penurunan

Inflasi menunjukkan tanda-tanda penurunan

Menurut Business Insider, penurunan dalam pasar komoditas menunjukkan kemungkinan melambatnya pertumbuhan harga konsumen. Namun, ini merupakan pedang dua bilah. Dengan demikian, terlalu awal untuk membicarakan tentang dampak dari proses ini, publikasi berita global menekankan.

Saat ini, harga komoditas telah turun ke level awal krisis yang dicatatkan sebelum pecahnya konflik di Eropa Timur. Terhadap latar belakang ini, banyak peserta pasar mengharapkan tekanan inflasi akan turun.

Pada 11 Juli, harga minyak turun ke level rendah empat bulan, dan harga tembaga turun 30%. Harga pertanian juga bagian dari penjualan tajam dalam pasar komoditas. Secara khusus, gandum turun 40%.

Tingkat rata-rata inflasi selama lima tahun mendatang diperkirakan akan muncul di 2,5%, jauh dibawah perkiraan dari 3,5% di bulan Maret. Namun, penurunan terkini harga minyak adalah berkah bercampur, para ahli meyakini. Poinnya adalah bahwa investor mengesampingkan sejumlah komoditas ditengah potensi penurunan dalam pertumbuhan ekonomi, sementara itu bank mengantisipasi sebuah resesi global.

Secara khusus, ekonom Nobel Laureate Paul Krugman mengabaikan risiko stagflasi dan mengatakan bahwa kekhawatiran terkait inflasi yang sangat berlebih. "Kekhawatiran inflasi sangat dilebih-lebihkan …› Ekspektasi pasar turun jauh,” ungkapnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: