logo

FX.co ★ Inflasi di Turki mendekati 80%

Inflasi di Turki mendekati 80%

Inflasi di Turki mendekati 80%

Ekonomi Turki telah melalui banyak hal akhir-akhir ini. Di satu sisi, alat pembayaran yang sah menguji posisi terendah baru secara teratur. Di sisi lain, inflasi di negara ini melonjak dari satu tingkat rekor ke tingkat rekor lainnya. Pada bulan Juni, inflasi tahunan Turki melonjak hingga hampir 80%. Menurut Institut Statistik Turki, harga konsumen di negara itu memuncak pada 78,62% pada bulan Juni, naik sebesar 4,95% dari bulan sebelumnya. Namun demikian, Menteri Keuangan, Nureddin Nebatim melihat inflasi turun menjadi 48-49% dalam enam bulan terakhir di tahun 2022 dan 19,9% pada akhir tahun 2023. Pejabat tersebut juga mengesampingkan kemungkinan menurunkan suku bunga. Pada awal Juli, lira Turki turun menjadi 17 per dolar. Penurunan itu terjadi setelah Bank Sentral Turki harus menurunkan suku bunga di bawah tekanan dari Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Sementara itu, Inflation Research Group (ENAG) telah memperkirakan bahwa harga konsumen di Turki meningkat menjadi 175,55% versus 160,75% pada bulan Juni, naik sebesar 8,31% dalam satu bulan. Sejak Desember 2021, suku bunga di negara itu sudah berada di angka 14%. Erdogan pernah meyakinkan warga negara itu bahwa inflasi akan melambat pada musim semi tahun ini. Kemudian, dia berjanji bahwa inflasi akan mulai turun di musim panas. Dia saat ini mengatakan diperlukan enam bulan lagi untuk membuktikan kebijakannya efektif.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading

Komentar: