
Para ahli dari National Grid yaitu salah satu perusahaan publik terbesar di dunia yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi listrik dan gas, sepakat menyimpulkan bahwa krisis energi akan berlangsung hingga tiga tahun mendatang. Perkiraan tersebut diterbitkan sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi permintaan listrik dari pabrik-pabrik di seluruh Inggris. “Perusahaan industri besar akan dibayar jika rela memotong penggunaan gas setiap musim dingin hingga tahun 2025 karena National Grid berupaya menghindari pemadaman tidak terkendali yang akan menyebabkan dampak ekonomi dan sosial yang besar,” tertulis pada dokumen itu. "Draf proposal National Grid merekomendasikan pembayaran hingga £5 juta untuk musim dingin ini kepada pabrik yang memangkas produksi seandainya krisis gas memburuk." Perwakilan perusahaan juga memperingatkan bahwa pemilik pabrik mungkin akan menghadapi penjatahan gas wajib. Keadaan ini akan terjadi jika pabrik tidak “melakukan penawaran kepada apa yang disebut pembayaran Demand Side Response (DSR).” Sebelumnya, Bloomberg menyoroti lima sektor ekonomi global yang cenderung mengalami kerusakan akibat krisis energi. Sektor ini adalah metalurgi, produksi pupuk, gula, bahan produksi baterai mobil listrik, dan panel surya.
Komentar: