logo

FX.co ★ BNP Paribas akan membayar hingga $9 milyar karena melanggar sanksi AS

BNP Paribas akan membayar hingga $9 milyar karena melanggar sanksi AS

BNP Paribas akan membayar hingga $9 milyar karena melanggar sanksi AS

Bank Perancis BNP Paribas SA kemungkinan akan membayar hingga $9 milyar sebagai bagian dari penyelesaian potensial dengan pihak berwenang AS atas pelanggaran sanksi, kata Wall Street Journal.

Menurut seseorang yang paham benar dengan masalah ini, perwakilan dari bank setuju untuk mengaku bersalah atas tuduhan pidana bersekongkol untuk melanggar Emergency Economy Powers Act yang memberikan hak Ekonomi Gedung Putih untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap negara-negara lain. Persyaratan dalam penyelesaian dengan otoritas AS termasuk larangan sementara menangani transaksi dalam dolar AS serta memberhentikan beberapa karyawannya.

Menurut sumber, hal ini sudah mendekati akhir negosiasi dan persyaratan untuk penyelesaian.

Pada akhir Mei, pemerintah AS mengklaim BNP Paribas menyembunyikan transaksi yang melanggar sanksi AS di Kuba, Sudan, dan Iran. Menurut Wall Street Journal, bank mengatakan, pihaknya siap untuk membayar kurang dari $8 miliar, sementara pihak berwenang AS menuntut $10 milyar denda. Laurent Fabius, menteri luar negeri Prancis tidak dapat menerima jumlah yang disebutkan.

Ini bukan pertama kalinya AS berusaha untuk mendenda bank-bank internasional untuk kasus serupa. Sebelumnya, HSBC membayar $1,9 miliar di 2012 untuk menyelesaikan penyelidikan AS atas pelanggaran sanksi. Credit Suisse, Bank terbesar kedua di Swiss, juga setuju untuk mengaku bersalah dan membayar $2.6 milyar untuk menyelesaikan tuduhan membantu para wajib pajak AS.

Bank ini didirikan pada tahun 2000 setelah merger dari Banque Nationale de Paris Paribas dan bank investasi. Memiliki kantor pusat di Paris, London, dan Jenewa, BNP Paribas adalah salah satu dari enam bank terkuat di dunia dan bank yang terkemuka di Eropa dalam hal deposito.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading