
India dan China membeli minyak mentah Rusia dengan diskon besar dan tampaknya mereka tidak mau bergabung dengan gagasan yang dipimpin AS untuk mengenakan batasan harga pada minyak Rusia yang dijual di pasar internasional. Namun, dua negara Asia terbesar ini menjadi yang paling diuntungkan dari sanksi Barat yang dijatuhkan terhadap Rusia. Sejak AS dan sekutu Eropanya melarang impor energi Rusia, India dan China mengisi cadangan mereka dengan minyak murah. Meskipun pasokan sedikit dan permintaan di pasar energi tinggi, Rusia menjual minyak ke dua negara ini dengan harga tiga kali lebih murah dari harga pasar. Plafon harga yang baru dapat membawa lebih banyak keuntungan bagi China dan India, ujar Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. "Kami melihat batas harga menjadi sesuatu yang menguntungkan China, India, dan semua pembeli minyak Rusia," ujar Yellen. Dia menambahkan bahwa China dan pembeli minyak Rusia lainnya akan memiliki lebih banyak pengaruh untuk menegosiasikan harga yang lebih rendah. Menteri Keuangan AS tersebut sebelumnya juga mengatakan, "Saya yakin perang dengan Rusia harus dihentikan demi kepentingan moral. Itu juga satu-satunya hal terbaik yang dapat kita lakukan guna membantu perekonomian global".